Pagi itu sepulang berolah raga main basket, aku mengayuh
sepeda milik temanku yang sedang aku pinjam, menyusuri gang-gang jalan di
perumahan, entah apa nama perumahannya? aku lupa!.
Lalu, entah mimpi apa semalam, tepat di hadapanku dengan
jarak sekitar 8-9 meter ada seorang gadis juga dengan sepedahnya hendak melalui
jalan gang yang sama, hanya saja kita berlawanan arah. Dan tanpa aku sadari,
ternyata aku secara spontan telah memperhatikannya.
Aku lihat dirinya begitu anggun nan indah rapih pula
dengan pakaian longgar yang menutupi seluruh tubuhnya, kerudungnya yang panjang
sampai lengan, juga kakinya tertutup sebuah kaos khusus.
"Subhanallah!", berulang kali ku ucap kalimat
itu dalam hati, sampai ahirnya aku ingin mencoba melirik wajah dibalik
benang-benang yang membungkus tubuhnya itu.
Namun, subhanallah! tiba-tiba saja dia langsung
menghentikan sepedanya, lalu meminggirkannya sampai hampir jalan terbuka lebar
untukku. Dan tanpa diduga, dia juga langsung merundukkan wajahnya, tak ingin
ada mata yang mencuri keindahannya.
"Astagfirullah, astagfirullah, astagfirullah..
celaka mata ini, sungguh celaka mata ini, apa gerangan yang hendak kau lihat?
dia bukan mahrommu". gemerutuku dalam hati menyesali tindakan bodohku.
Sampai ahirnya, aku pun ikut menundukkan pandanganku, sambil berkata didalam
hati, "Wanita ini begitu luar biasa, jarang sekali di zaman sekarang ini
ada wanita yang sepertinya. Dimana kebanyakan wanita pada zaman sekarang, lebih
senang menebar pesona dan memamerkan wajah-wajah mereka. Berharap dengan wajah
yang mereka miliki, mereka bisa mendapatkan penghormatan atau kemuliaan. Padahal
sesungguhnya kehinaanlah yang akan mereka dapatkan, tapi mereka tidak pernah
menyadari akan hal itu".
Lalu aku pun berlalu melewati gadis solihah tersebut,
sambil mendoakan kebaikan untuk dirinya.
Subhanallah! bidadari dunia, seperti itu-lah seharusnya.
Ia bagaikan puteri malu, disentuh sedikit dengan pandang mata, ia langsung
mengatup tak ingin ada mata nakal yang menyentuh keindahan wajahnya.
Aku berdo'a semoga Allah menjadikan para pembaca (akhwat)
sebagai wanita-wanita sholihah yang tidak terpengaruh oleh lingkungan yang
buruk juga zaman yang rusak. Tetapi tetap menjadi wanita-wanita sholihah yang
tegar dan senang dalam menjalankan ketaatan dan ketakwaan kepada Allah Subhanahu
Wa Ta'ala. Karena wanita-wanita sholihah, mereka selalu mengutamakan
kecintaan Allah daripada yang lainnya.
"Barangsiapa yang mencari kecintaan disisi Allah,
meski pun manusia seluruhnya membenci dia. maka kelak Allah akan menjadikan
seluruh penghuni langit dan bumi mencintai dirinya dan keberadaannya akan
diterima dimana saja. dan sebaliknya, barangsiapa yang mencari kecintaan disisi
manusia, dan tidak peduli bahwa Allah akan membenci dirinya.. maka kelak Allah
akan menjadikan seluruh penghuni langit dan bumi membenci dirinya dan
keberadaanya tidak akan diterima dimana pun, sedang ia akan menjadi orang yang
terusir. kecuali jikalau ia mau kembali menuju Kecintaan Allah Yang
Hakiki".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar